Kisah haru Febrian Nur Hakim, hafiz tunatetra asal Gresik yang memberangkatkan ayahnya umrah lewat Chatour Travel usai juara tahfidz. Simak Kisahnya di sini!
Chatour Travel, Gresik – Dunia mungkin gelap bagi Febrian Nur Hakim, namun cahaya Al-Qur'an dalam dadanya sanggup membimbing sang ayah menembus pintu Baitullah. Pemuda tunatetra asal Menganti, Gresik ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk memuliakan orang tua di tempat paling suci di dunia.
Kisah haru ini memuncak saat Febrian dan ayahnya, Siswoyo, mengikuti manasik umrah di kantor pusat Chatour Travel, Gresik. Keduanya dijadwalkan berangkat pada hari ini, Selasa 13 Januari 2026, melalui Program Umrah 13 Hari. Bagi Siswoyo, keberangkatan ini adalah hadiah dari Allah SWT.
“Jangankan Umrah, Makan Saja Kami Susah” Siswoyo adalah ayah yang sangat luar biasa, beliau mendidik anaknya hingga menjadi seorang yang mulia, berhasil menghafalkan Al-Qur’30 Juz. Beliau mengakui bahwa kondisi ekonominya selama ini sangat terhimpit. Keinginan untuk umrah bahkan tidak pernah ia masukkan ke dalam mimpinya karena merasa tidak akan sanggup secara finansial.
"Jujur, saya tidak punya rencana, tidak ada dana, apalagi persiapan. Karena untuk makan sehari-hari saja kami susah. Tidak pernah terbersit sedikit pun di pikiran saya bisa berangkat umrah tahun ini. Mimpi pun saya tidak berani," ungkap Siswoyo.
Namun, Allah menjawab kesulitan mereka lewat prestasi Febrian. Pemuda yang menghafal 30 juz Al-Qur'an ini sukses meraih juara di ajang Tahfidz Nasional Surabaya. Hadiah apresiasi yang ia terima langsung ia persembahkan untuk satu tujuan: Memberangkatkan sang ayah ke Tanah Suci.
"Malam hadiah itu cair, pagi harinya saya langsung mendaftar umrah di Chatour Travel. Ini murni jalan Allah melalui anak saya, Febri," tuturnya haru.
Daya ingat Febrian adalah anugerah luar biasa. Meskipun tidak bisa melihat ayat demi ayat, memorinya merekam setiap lisan suci yang ia dengar dari ponsel kecil miliknya. Kegigihannya itulah yang kini mengangkat derajat keluarganya.

Bapak Siswoyo bersama putrinya dan anak laki-lakinya Febrian Nur Hakim saat manasik umroh Foto: Dok Media Chatour
Keputusan memilih Chatour Travel sebagai mitra perjalanan juga didasari kepercayaan tinggi pada biro umrah yang berpusat di Gresik tersebut. Siswoyo mengaku telah memantau amanahnya Chatour sejak tahun 2022 melalui lingkungan guru mengaji Febrian.
"Guru-guru mengaji Febri sebagian adalah agen Chatour Travel. Setiap hari saya melihat bukti amanah mereka lewat story WhatsApp. Banyak teman dan guru kami yang terbukti berangkat dengan selamat dan nyaman. Sebagai warga Gresik, saya mantap memilih Chatour," tegas Siswoyo.
Besok, 13 Januari 2026, Febrian akan mulai melangkah menuju Makkah dan Madinah. Ia mungkin tidak akan melihat bangunan Ka’bah dengan matanya, namun ia akan merasakannya dengan seluruh jiwanya sembari menggandeng erat tangan ayahnya yang tak henti mengucap syukur atas "panggilan" Tuhan yang tak disangka-sangka ini.
Kisah dari Febrian dan ayahnya ini menjadi pengingat bagi kita semua: bahwa di tangan seorang anak yang salih, kemustahilan duniawi bisa runtuh dalam sekejap melalui berkah Al-Qur'an.
Narasumber: Bapak Siswoyo
Penulis: Tim Redaksi Chatour Travel
Editor: RedaksI CHA