Riyal Tembus Rp4.700: Berangkat Umrah Sekarang atau Tunggu Kurs Turun?

21 May 2026 17:24
Riyal Tembus Rp4.700: Berangkat Umrah Sekarang atau Tunggu Kurs Turun?

Gresik, Chatour Travel — Impian masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah dan haji kini terganjal tantangan berat. Nilai tukar rupiah terhadap riyal Arab Saudi terus melemah hingga menembus angka Rp4.700 per riyal. Lonjakan ini memicu kekhawatiran besar, bagi calon jemaah, kenaikan ini berarti mereka harus merogoh kocek lebih dalam, menghemat uang saku di Tanah Suci, atau bahkan terpaksa menunda keberangkatan karena biaya paket yang mendadak melambung.

Rupiah Melemah, Biaya Tukar Makin Mahal

Pelemahan rupiah terhadap mata uang Arab Saudi ini sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Jika menengok ke belakang, jemaah biasanya cukup menyiapkan uang sekitar Rp3,7 juta untuk mendapatkan 1.000 Riyal Saudi.

Namun sekarang, situasinya berubah drastis. Untuk mendapatkan jumlah riyal yang sama, jemaah harus mengeluarkan uang mendekati Rp4,7 juta. Selisih hampir Rp1 juta per seribu riyal ini tentu menjadi beban baru yang sangat terasa bagi masyarakat, terutama dari kalangan kelas menengah.

Efek Domino ke Hotel, Bus, hingga Makanan

Mengapa kenaikan kurs riyal ini dampaknya begitu luas? Jawabannya karena hampir seluruh fasilitas dan kebutuhan jemaah selama berada di Arab Saudi harus dibayar menggunakan mata uang riyal atau dolar AS.

Ada lima komponen biaya utama yang otomatis ikut naik akibat kondisi ini:

  • Sewa Hotel:Biaya penginapan, terutama hotel yang dekat dengan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, memakan porsi biaya terbesar. Begitu riyal naik, tarif sewa dalam rupiah langsung melonjak.
  • Transportasi: Biaya sewa bus untuk ziarah dan perjalanan antarkota ikut menyesuaikan tarif lokal.
  • Katering:Penyediaan makanan untuk jemaah yang bahan bakunya dibeli di Arab Saudi ikut mengalami kenaikan harga.
  • Visa dan Layanan Wajib: Biaya pengurusan visa serta paket layanan (masyair) yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi kini memakan anggaran rupiah yang lebih besar.
  • Oleh-oleh: Barang-barang yang biasa dibeli jemaah, seperti kurma, sajadah, hingga air zamzam, nilainya menjadi lebih mahal saat dikonversi ke rupiah.

 

Strategi Chatour Travel Menjaga Kepercayaan Jemaah

Kondisi ini membuat para pemilik agen travel umrah dan haji berada di posisi yang sulit. Menanggapi tantangan ini, sejumlah biro perjalanan umroh mulai menyusun strategi taktis demi melindungi jemaah mereka. Salah satunya adalah Chatour Travel, biro perjalanan umrah dan haji tepercaya asal Jawa Timur.

Untuk menyiasati lonjakan kurs yang tidak menentu, Chatour Travel menerapkan kebijakan penyesuaian harga secara bertahap dan transparan. Langkah ini diambil agar kualitas pelayanan di Tanah Suci, mulai dari hotel, transportasi, hingga katering, tetap terjaga prima tanpa mengorbankan kenyamanan jemaah yang sudah memercayakan perjalanan ibadah mereka.

Selain itu, manajemen Chatour Travel juga mengoptimalkan kerja sama dengan jaringan vendor di Arab Saudi untuk mengamankan kuota akomodasi lebih awal, sehingga fluktuasi harga harian dapat diredam seminimal mungkin.

Uang Saku Jemaah Jadi Makin Tiris

Dampak paling nyata di lapangan akan dirasakan langsung pada uang saku (pocket money) jemaah. Pengeluaran-pengeluaran kecil yang tadinya dianggap murah saat di Tanah Suci, seperti membeli air minum kemasan, makanan ringan, jasa cuci baju (laundry), hingga taksi lokal, kini terasa jauh lebih mahal begitu dihitung ke dalam rupiah. Jemaah pun mau tidak mau harus lebih ketat dalam mengatur pengeluaran harian mereka.

Dilema Calon Jemaah: Berangkat Sekarang atau Tunggu Kurs Turun?

Ketidakpastian ini membuat banyak orang yang baru berencana mendaftar umrah menjadi bingung. Muncul dilema: apakah harus menunda keberangkatan sambil berharap kurs riyal kembali turun, atau justru segera berangkat sekarang sebelum harganya semakin melambung tinggi?

Para pengamat menyarankan agar jemaah tidak menunda terlalu lama jika dana sudah siap. Sebab, selain faktor kurs, harga tiket pesawat dan inflasi hotel di Arab Saudi juga cenderung terus naik dari tahun ke tahun.

Tips bagi Calon Jemaah Menghadapi Kenaikan Kurs

Bagi Anda yang sudah berencana berangkat dalam waktu dekat, berikut beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan:

  • Mencicil Tukar Riyal: Jangan menukarkan uang tunai dalam jumlah besar sekaligus di bandara sebelum berangkat. Cobalah mencicil membeli riyal sedikit demi sedikit jauh-jauh hari.
  • Segera Lunasi Paket jika Dana Siap: Melakukan pelunasan lebih awal membantu pihak travel seperti Chatour Travel untuk langsung mengunci harga hotel dan tiket pesawat, sehingga Anda terhindar dari perubahan harga mendadak akibat lonjakan kurs di kemudian hari.
  • Pilih Travel Resmi dan Terpercaya: Pastikan Anda memilih agen travel yang memiliki rekam jejak yang jelas dan berizin resmi dari Kementerian Agama agar perjalanan Anda tetap aman dan tenang.
  • Siapkan Dana Cadangan: Selalu alokasikan uang ekstra sekitar 15% hingga 20% dari anggaran awal sebagai dana jaga-jaga selama berada di Arab Saudi.

Chatour Travel Umrah Keluarga Bahagia, Haji Bersama yang Tercinta. Bersama Chatour, Pasti Berangkat.

Penulis: Tim Redaksi Chatour Travel
Editor: RedaksI CHA

     

Chat kami melalui WhatsApp

CS Chatour Official 082224332700
Mulai Chat