Izin Resmi Kemenag RI PPIU: No. 81202142726030005 | PIHK: No. 81202142726030006

"Apa saja 5 hal yang diharamkan ketika sudah memakai baju ihram?"

24 August 2026 20:22
"Apa saja 5 hal yang diharamkan ketika sudah memakai baju ihram?"

Gresik, Chatour Travel– Pelaksanaan ibadah umroh memiliki tata aturan dan syariat yang sangat ketat. Salah satu fase paling krusial adalah ketika jamaah telah mengambil miqat, melafalkan niat, dan mengenakan pakaian ihram. Mulai detik tersebut, jamaah resmi memasuki keadaan suci atau ihram.

Tingginya rasa kehati-hatian calon jamaah membuat pencarian terkait "Apa saja 5 hal yang diharamkan ketika sudah memakai baju ihram?" menjadi salah satu pertanyaan (FAQ) teratas di mesin pencari Google.

Guna memberikan edukasi yang mumpuni agar ibadah Anda tetap sah dan terhindar dari denda (dam), berikut adalah lima larangan utama yang wajib dihindari selama berstatus ihram:

  1. Memotong Kuku dan Rambut (Bulu Badan)

Begitu niat ihram diucapkan, jamaah diharamkan untuk memotong atau mencabut kuku, rambut, maupun bulu di seluruh bagian tubuh mana pun. Larangan ini berlaku mutlak bagi jamaah laki-laki maupun perempuan hingga prosesi ibadah diakhiri dengan tahallul (mencukur atau menggunting rambut)

  1. Memakai Wangi-wangian (Parfum)

Saat berada dalam kondisi ihram, segala bentuk wewangian tidak diperbolehkan menempel pada badan maupun pakaian ihram. Hal ini mencakup penggunaan parfum, sabun mandi beraroma tajam, hingga kosmetik yang mengandung wewangian buatan. Oleh karena itu, jamaah disarankan menggunakan sabun khusus tanpa pewangi (unscented) yang disediakan atau dibawa sendiri.

  1. Membunuh atau Memburu Binatang Darat

Islam mengajarkan kasih sayang dan kedamaian universal, terutama saat berada di Tanah Suci. Jamaah yang sedang berihram dilarang keras untuk memburu, membunuh, maupun membantu orang lain menangkap hewan darat. Bahkan, mematahkan ranting pohon atau mencabut tanaman di area Tanah Haram juga termasuk dalam larangan ketat.

  1. Berhubungan Suami Istri dan Melangsungkan Pernikahan

Selama berihram, jamaah diwajibkan untuk fokus sepenuhnya pada ibadah spiritual. Segala bentuk aktivitas yang memicu syahwat (rafats), termasuk berhubungan suami istri, dilarang keras dan dapat membatalkan umroh. Selain itu, jamaah juga diharamkan untuk melangsungkan akad nikah, menikahkan orang lain, atau melamar seseorang.

  1. Aturan Khusus Pakaian Pria dan Wanita

Terdapat larangan spesifik terkait cara berpakaian:

  • Bagi Laki-laki: Diharamkan memakai pakaian yang memiliki jahitan yang membentuk lekuk tubuh (seperti kemeja, celana, atau celana dalam), memakai alas kaki yang menutupi mata kaki, serta memakai penutup kepala yang menempel langsung (seperti peci atau topi).
  • Bagi Perempuan: Pakaian ihram perempuan pada dasarnya adalah pakaian Muslimah biasa yang menutup aurat. Namun, mereka diharamkan untuk memakai sarung tangan serta menutup wajah (memakai cadar/niqab) selama berihram.

Pentingnya Edukasi Manasik Chatour Travel

Memahami larangan-larangan ini adalah kunci kesempurnaan ibadah. Menyadari hal tersebut, PT Cemerlang Hajar Aswad (Chatour Travel) selalu membekali jamaahnya dengan bimbingan manasik umroh yang sangat komprehensif bersama para Asatidz (ulama) berpengalaman sebelum keberangkatan.

Dengan bimbingan ibadah yang ketat dan profesional dari tim lapangan, jamaah Chatour Travel dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.

Chatour Travel Umrah Keluarga Bahagia, Haji Bersama yang Tercinta. Bersama Chatour, Pasti Berangkat.

Penulis: Tim Redaksi Chatour Travel
Editor: Redaksi CHA

     

Chat kami melalui WhatsApp

CS Chatour Official 0822 2433 2700
Mulai Chat