Izin Resmi Kemenag RI PPIU: No. 81202142726030005 | PIHK: No. 81202142726030006

“ Mana yang Didahulukan Ketika Adzan Berkumandang di Tengah Thawaf? ”

31 October 2026 18:50
“ Mana yang Didahulukan Ketika Adzan Berkumandang di Tengah Thawaf? ”

Mekkah, Chatour Travel– Menunaikan ibadah thawaf mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram merupakan salah satu rukun umroh yang paling diidam-idamkan oleh setiap muslim. Namun, dalam pelaksanaannya, jamaah kerap kali dihadapkan pada situasi tertentu, salah satunya adalah ketika suara adzan berkumandang sementara putaran thawaf belum selesai.

Lantas, manakah yang harus didahulukan oleh jamaah: melanjutkan putaran thawaf atau menghentikannya sejenak untuk segera mendirikan shalat fardhu?

Anjuran Mendengarkan dan Menjawab Adzan

Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Qur'an melalui Surah Al-Jumu'ah ayat 9 agar umat Islam segera mengingat Allah dan meninggalkan segala aktivitas keduniawian apabila seruan shalat telah dikumandangkan.

Rasulullah SAW juga menganjurkan setiap muslim untuk bersikap siaga ketika mendengar adzan, yang meliputi empat hal utama:

  • Diam dan mendengarkan kumandang adzan dengan seksama.
  • Menjawab lafaz adzan yang dikumandangkan muazin.
  • Menghentikan segala pembicaraan atau perbincangan sementara waktu.
  • Segera bersiap-siap untuk mendirikan shalat berjamaah.

Solusi Fikih: Menghentikan Thawaf dan Melaksanakan Shalat Terlebih Dahulu

Merujuk pada tuntunan ibadah di Tanah Suci, apabila jamaah tengah melaksanakan thawaf dan tiba-tiba terdengar adzan terutama untuk shalat fardhu, maka sebaiknya jamaah menghentikan sementara thawafnya dan segera melaksanakan shalat fardhu.

Jamaah dapat langsung mendirikan shalat fardhu di tempat terakhir ia berhenti melaksanakan thawaf di area pelataran atau lantai Masjidil Haram. Setelah rangkaian shalat fardhu berjamaah selesai ditunaikan, jamaah diperbolehkan untuk langsung melanjutkan sisa hitungan putaran thawaf terakhirnya.

Penerusan putaran tersebut dapat dilakukan langsung dari titik tempat ia berdiri sebelumnya atau kembali mengambil posisi sejajar dengan garis Hajar Aswad, mengikuti situasi dan kenyamanan di lapangan.

Melalui edukasi manasik yang mendalam, Chatour Travel senantiasa mendampingi para jamaah agar senantiasa memahami tata cara beribadah yang sesuai dengan tuntunan syariat. Dengan pemahaman fikih yang benar, pelaksanaan ibadah umroh di Tanah Suci dapat berjalan lebih khusyuk, tertib, dan bernilai sempurna.

Chatour Travel Umrah Keluarga Bahagia, Haji Bersama yang Tercinta. Bersama Chatour, Pasti Berangkat.

Penulis: Tim Redaksi Chatour Travel
Editor: Redaksi CHA

     

Chat kami melalui WhatsApp

CS Chatour Official 0822 2433 2700
Mulai Chat